06 Desember 2009

Tamu dari 20 Negara Berkunjung ke Nongkojajar



Tepatnya pada hari Rabu tanggal 2 Desember 2009 Nongkojajar kedatangan tamu dari 20 Negara.Kedatangan mereka ke Nongkojajar dalam rangka mengikuti konferensi ILO-OECD yang di laksanakan di Aula KPSP Setia Kawan Nongkojajar, sebelum kedatangan mereka Manager dari NTIC ( Nongkojajar Tourism Information Center ) menjemput di Purwodadi terlebih dahulu setelah itu di dalam bis rombongan yang kebetulan di kawal oleh Patwal dari Kepolisian manager NTIC yaitu Bapak Rudi Cahyono SE yang juga pengelola Telecenter Agrotech Kabupaten Pasuruan menjelaskan dalam bahasa inggris tentang potensi yang ada di Nongkojajar mulai dari hasil pertanian sampai dengan obyek wisata yang ada di Nongkojajar.Alhamdulilah dengan penjelasan singkat mereka sedikit mengerti tentang Nongkojajar.Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit sampailah di Nongkojajar dengan kunjungan pertama yaitu ke tampat pembuatan Biogas yang ada di Mesagi tempat dekat rumahnya Bapak H. M. Kusnan Ketua KPSP Setia Kawan Nongkojajar.Mereka sangat antusias sekali dengan penjelasan dari Yulia dari HIVOS. Setelah dijelaskan panjang lebar tentang biogas dan manfaatnya di antaranya biogas dapat di gunakan untuk blue energi sebagai penganti minyak tanah atau LPG serta dapat mengurangi pengunaan kayu bakar selain itu biogas hasil pemprosesan biogas dapat juga di gunakan sebagai pupuk organik yang mempunyai nilai ekonomis selain dapat di gunakan untuk menyuburkan tanah juga dapat di jual selain itu juga tidak menimbulkan bau.Jadi biogas sangat banyak sekali manfaatnya.Setelah puas dengan penjelasan tersebut di lanjutkan dengan demontrasi biogas di rumah salah satu penduduk.Ternyata dengan biogas sangat bermanfaat sekali terutama bagi ibu-ibu rumah tangga yang selama ini sangat membutuhkan gas untuk kebutuhan sehari-hari seperti untuk memasak, sekarang adanya biogas akan dapat menghemat pengeluaran mereka.Setelah itu perjalanan di lanjutkan ke Aula KPSP Setia Kawan Nongkojajar. Di aula KPSP Setia Kawan Nongkojajar telah hadir para undangan yang terdiri dari Ibu Luluk Maslucha dari Emboen Production sebagai Pusat Handycraft di Nongkojajar, Bapak Mashuda dari Pusat Penelitian Bunga Krisan " Condido ",Bapak Purwo Harjono dari Agrowisata Apel,Pengelola CU Sawiran,Ibu Hj. Ana dari Agro Krisna dan juga para petani dan peternak juga turut hadir menambah ramai suasana konferensi pada siang hari itu.Dari 20 negara antara lain dari negara Philipina,Thailand,Jerman, Bangladesh,Beijing,Jenewa, New Zealand serta dari perwakilan ILO dari beberapa negara.Dari instansi pemerintah yang hadir di antaranya yaitu Bapak Rajasa,bapak Suwarno,bapak Joni dari Disparta Jawa Timur serta juga Muspika dari Kecamatan Tutur juga turut hadir.Setelah itu di lanjutkan penjelasan dari Ketua LED Forum Kecamatan Tutur yang di sampaikan oleh Bapak H. M. Kusnan baru di lanjutkan dengan sesi tanya jawab.Alhamdulilah dari sesi tanya jawab banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh para peserta konferensi diantaranya yaitu sejauh mana peran LED Forum Kecamatan Tutur dalam melaksanakan kegiatannya serta manfaat apa yang sudah di rasakan oleh seluruh masyarakat dengan adanya LED Forum ini secara ekonomi maupun sosial.Harapan dari LED Forum Kecamatan Tutur agar misi dari ILO yang mau habis tahun depan ini bisa di perpanjang agar keberhasilan yang sudah di depan mata ini bisa terus berlanjut dan berhenti setelah misi dari ILO ini berhenti.Mudah-mudahan. Setelah selesai konferensi dailanjutkan dengan acara makan siang bersama serta juga menampilkan aneka home industry serta kesenian tari dari sanggar tari pimpinan Bapak Yatiman.Setelah itu perjalanan di lanjutkan ke Kecamatan Poncokusumo untuk melihat pembukaan Festival Agro Poncokusumo Kabupaten Malang dengan lokasi di Rest Area Gunung Bromo.

Tidak ada komentar: