11 Tips Menjaga Kesehatan Saat Musim Pancaroba - Akhir-akhir ini kondisi cuaca sering
berubah-ubah tak menentu. Kadang, ketika pagi hari matahari bersinar dan
langit cerah. Akan tetapi, menjelang siang hari tiba-tiba awan mendung
datang dan hujan deras begitu saja. Demikian halnya dengan suhu udara.
Siang hari udara terasa panas sangat panas, dan kemudian malam hari
udara berubah menjadi sangat dingin.
Keadaan
seperti ini menuntut tubuh kita untuk bisa menyesuaikan kodisi di luar
tubuh dengan sangat cepat. Hal ini sering menimbulkan ketidaknyamanan.
Bukan cuma kodisi tubuh, akan tetapi juga berpengaruh kepada moody untuk
beraktivitas. Oleh sebab itu, menjaga stamina tubuh agae tetap fit
sangat perlu, terlebih dalam cuaca yang tidak menentu seperti ini. Jika
tidak berhati-hati dalam menjaga kesehatan, tubuh akan mudah terserang
penyakit seperti diare, infeksi saluran pernafasan, demam, dan flu.
~ Diare
Di
peralihanmusim, banyak orang terserang diare. Hal ini disebabkan karena
banyaknya debu dan kotoran yang berpotensi menjadi vektor. Penyakit ini
juga dipengaruhi oleh pola konsumsi. Apa yang kita makan dan minum bisa
saja tercemar oleh kuman atau virus yang bisa menyebabkan diare. Cara
pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan
lingkungan, juga menjaga makanan dan minuman tetap higienis.
~ Penyakit saluran pernafasan
Gejala
awal penyakit ini biasanya berupa batuk, baik batuk kering atau yang
disertai pilek, sesak napas, peningkatan suhu badan atau pernapasan yang
tidak normal. Ketika penyakit semakin serius, demam akan semakin tinggi
(pada radang tenggorokan) bahkan disertai dengan toksemia atau
keracunan (pada difteri). Cara pencenggahan yang bisa dilakukan adalah
dengan mengkonsumsi multivitamin yang bisa membantu untuk meningkatkan
daya tahan tubuh terlebih saat musim pancaroba.
~ Demam dan Flu
Adalah
penyakit yang mudah menyerang siapa saja di musim yang tidak menentu.
Pada saat-saat tersebut, kuman dan virus melakukan serangan
besar-besaran. Bila demam mulai menyerang, maka jangan disepelekan.
Karena bisa jadi, ini merupakan gejala awal untuk infeksi ringan maupun
serius. Untuk itu menjaga asupan makanan dan memilih nutrisi yang tepat
untuk meningkatkan daya tahan tubuh merupakan cara yang bisa dipilih
untuk mencegah penyakit ini.
Lalu bagaimana caramenjaga kesehatan dan kecantikan di musim pancaroba ini?
Berikut tip-tip menjaga kesehatan dan kecantikan di musim pancaroba.
1. Jangan Sampai Dehidrasi
Dehidrasi
ialah gangguan dalam keseimbangan cairan atau air pada tubuh. Hal ini
terjadi karena pengeluaran cairan lebih banyak daripada cairan yang
masuk ke dalam tubuh. Jika dibiarkan begitu saja, dehidrasi dapat
mengakibatkan sakit kepala, pusing, lesu, murung, daya respon rendah,
saluran hidung kering, bibir kering dan pecah-pecah, urin berwarna
(terlalu kuning atau keruh), tubuh lemah, letih, dan mudah
berhalusinasi.
Untuk mencegah diri dari dehidrasi, minimal Anda
minum air putih sebanyak dua liter per hari. Letakkan botol air putih
tersebut pada meja kantor atau tempat yang mudah Anda raih supaya cairan
tubuh Anda tetap terjaga. Kedua, agar terhindar dari dehidrasi jagalah
ruangan di kantor atau rumah Anda tetap lembab.
2. Makan dengan Nutrisi Seimbang
Tubuh
membutuhkan nutrisi yang seimbang setiap harinya. Yaitu dengan memberi
asupan tubuh dengan makanan-makanan yang mengandung gizi dalam jumlah
yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Nutrisi seimbang ini juga
memperhatikan variasi makanan, aktivitas fisik sehari-hari, kebersihan,
dan berat badan ideal. Dengan memenuhi nutrisi seimbang setiap hari,
tubuh Anda akan terasa fit dan bugar, serta tidak mudah terserang
penyakit.
3. Kurangi Gula
Mengkonsumsi gula
berlebih yang ada pada makanan atau minuman dengan jangka waktu yang
panjang, dapat berakibat kurang baik bagi kesehatan dan kecantikan kulit
Anda.
Anda dapat mengurangi gula saat membuat kopi atau teh.
Selain itu, jika biasanya Anda mengkonsumsi kue cokelat atau cookies
sebagai kudapan, gantilah dengan buah-buahan yang sudah matang.
Buah-buahan yang matang menghasilkan manis yang alami dan baik untuk
kesehatan. Mengurangi gula juga membantu melancarkan sistem pencernaan,
meningkatkan energi, dan meningkatkan kejernihan kulit Anda.
4. Perbanyak Minum Jus
Jus
adalah kunci penting untuk kulit yang cerah dan kesehatan. Jus sayuran
berdaun hijau memiliki manfaat untuk mengimbangi pH tubuh, membersihkan
tubuh dari limbah asam, membersihkan tubuh dari lendir, dan melakukan
pembersihan pencernaan. Di samping itu, jus buah-buahan juga tak kalah
bermanfaat bagi tubuh. Jus buah dapat meningkatkan daya tahan tubuh,
menurunkan kadar kolesterol, melancarkan sistem pencernaan, dan sebagai
anti-oksidan.
5. Jauhkan Diri dari Bahan-bahan Kimia
Tak
dipungkiri, bahan kimia selalu ada di sekitar kita, seperti bahan kimia
pada kosmetik yang digunakan sehari-hari, dalam sabun pembersih, hingga
bahan kimia yang sudah menjadi polusi. Bahan kimia yang kita jumpai
dapat menimbulkan ancaman bagi keseimbangan kelembaban kulit,
menyebabkan kanker, asma, cacat lahir, dan mengurangi tingkat kesuburan.
6. Beri Nutrisi untuk Kulit
Selain
makan dan minum yang bernutrisi untuk menjaga kesehatan tubuh, kulit
pun membutuhkan hal yang sama. Untuk meningkatkan kesehatan kulit,
tambahkan buah beri dan ceri dalam daftar buah-buahan yang wajib Anda
konsumsi. Sementara itu, untuk mempertahankan kejernihan kulit, wortel,
labu kuning, dan ubi jalar kuning adalah makanan yang tepat. Tak lupa
juga, untuk menyamarkan kerutan, perbanyak konsumsi vitamin C dari
paprika, kubis, brokoli, buah kiwi, dan jeruk.
Untuk perawatan
kulit dari luar, sebuah scrub dari gula lebih halus dibandingkan yang
lainnya. Dan jangan lupa oleskan body butter agar kulit Anda terjaga
kelembabannya.
7. Batasi Konsumsi Kafein
Kafein
ialah kristal alkaloid xantin, rasa pahit berasal dari sejumlah biji,
daun, dan buah dari beberapa tanaman. Kafein kini sering dikonsumsi
manusia melalui berbagai makanan dan minuman. Selain pada kopi, kafein
juga ditemukan pada cola, softdrink, coklat, minuman energi, dan
beralkohol.
Menurut Franz H. Messerli, MD, seorang profesor
kedokteran klinis di Columbia University di New York City, kafein
merupakan diuretik ringan. Sifat diuretik ini membuat Anda merasa harus
buang air kecil. Semakin sering Anda buang air kecil, semakin Anda
kehilangan cairan tubuh. Semakin banyak cairan tubuh Anda yang hilang,
semakin sedikit nutrisi yang dapat diserap tubuh.
8. Tidur Cukup
Setelah
makan dan minum yang bernutrisi tinggi, mengurangi gula, menjauhkan
diri dari bahan-bahan kimia, serta membatasi kafein dan alkohol,
pastikan Anda memiliki jam tidur yang cukup. Kualitas tidur yang baik
minimal 6 jam dan kurangi tidur larut malam.
Selain itu, kualitas
tidur yang baik dapat membantu mendorong regenerasi sel-sel tubuh dan
jaringan, serta mempengaruhi pada stamina dan kesiapan tubuh dalam
melakukan aktivitas pada keesokkan harinya.
9. Tambah waktu Berolahraga
Dengan
menambah jam olahraga, Anda dapat meningkatkan aliran darah ke setiap
organ tunggal tubuh, termasuk kulit, dan akan menghasilkan kulit yang
lebih baik, sehat, dan bercahaya indah.
10. Mengubah Rutinitas Mandi Anda
Keringkan
sikat Anda terlebih dahulu karena mandi tidak hanya akan menghilangkan
semua kotoran yang menempel di kulit, tetapi juga akan merangsang
sirkulasi pergantian permukaan kulit.
Untuk menambah pengalaman mandi
Anda, membeli alat penyaring (filter) air mandi merupakan ide yang
brilian. Karena air yang keluar tanpa filter mengandung jumlah tinggi
senyawa kimia, seperti klorin dan fluoride. Air yang mengandung klorin
dan fluoride sangat berpotensi mengubah pH pada kulit sehingga dapat
menyebabkan kulit Anda kering dan kusam.
11. Meditasi
Meditasi
adalah salah satu cara yang baik di dunia untuk mengurangi stres.
Meditasi dengan tepat dan konsisten, dapat membantu meremajakan kulit
Anda, serta mengubah semua sel dan jaringan. Anda pun tak perlu membeli
dan mengkonsumsi obat anti-aging. (SA)
Terimakasih telah membaca 11 Tips Menjaga Kesehatan Saat Musim Pancaroba, semoga tips kesehatan tentang cara menjaga kesehatan di musim pancaroba di atas bermanfaat.