19 September 2014

Tamu dari SMA 1 BAYANGKARA Surabaya

     Pada hari selasa tanggal 09 september 2014 Telecenter Agrotech Pasuruan kedatangan tamu dari SMA  Bayangkari 1 Surabaya yang berjumlah 5 orang yang di pimpin oleh Bapak Teguh.Maksud dan tujuan kedatangan mereka yaitu ingin survey lokasi buat kegiatan studytour yang insya Allah akan di laksanakan pada tanggal 16 oktober 2014 di Nongkojajar.Peserta  di perkirakan berjumlah 367 siswa-siswi dan 25 guru pendamping. Kegiatan ini sebagai bagian dari pelaksanaan kurikulum tahun 2013 serta untuk menjadikan kegiatan study tour ini bagian dari pelajaran sehingga akan dapat menambah pengetahuan para siswa-siswi secara langsung .Kegiatan study tour ini lokasinya meliputi perkebunan strawberry, pepino, sayur mayur di kebunnya Bapak Yulianto Dusun Ngadipuro untuk melihat lebih dekat tentang pengolahan maupun perawatan buah strawberry kemudian survey dilanjutkan untuk melihat home industry pembuatan sari apel " Mia " yang sudah cukup terkenal di Nongkojajar maupun di luar Nongkojajar sesuai dengan potensi yang ada di Nongkojajar yaitu penghasil apel terbesar di Indonesia, baru setelah itu dilanjutkan dengan survey ke perkebunan bunga hias milik Classy Farm yang ada di Dusun Mesagi dimana disana ditanam berbagai macam bunga hias seperti bunga gerbera, anthurium, pickoc king, mawar, hydrangea yang selama ini menjadi komoditas andalan masyarakat Nongkojajar selain apel dan susu sapi, dimana bunga-bunga tersebut hampir setiap hari dikirim ke berbagai daerah di Indonesia termasuk bunga krisan, setelah itu di penghujung survey kami antarkan para tamu untuk mengunjungi peternakan sapi perah serta biogas yang lokasinya tidak jauh dari perkebunan bunga hias tadi.
                      



                                            
                                                         Home Industry Sari Apel Mia




                                          Foto bersama dengan Crew TC Agrotech
 
     Kami berharap kunjungan dari SMA Bhayangkari 1 Surabaya yang diwakili oleh Bapak dan Ibu guru bisa menginformasikan kembali bahwa kegiatan nanti layak di adakan di Nongkojajar sehingga maksud dan tujuan kedatangan siswa-siswi nanti bisa bisa terlaksana dengan baik.Amien

08 September 2014

Lomba Gerak Jalan dan Karnaval di Kec Tutur - Nongkojajar

    Dalam rangka memperingati HUT RI ke 69 tahun 2014 PHBN Kecamatan Tutur -  Nongkojajar mengadakan serangkain lomba - lomba seperti Lomba Gerak Jalan Tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) , Sekolah Menengah Atas (SMA) serta lomba Gerak jalan Tingkat Umum. Acara lomba Gerak jalan di laksanakan pada tanggal 21 Agustus 2014. Acara lomba Gerak Jalan di awali dengan peserta dari Sekolah Dasar se-Kecamatan Tutur yang dimulai jam 08.00 dengan start di Depan Balai Desa Tutur kemudian 3 jam berikutnya baru peserta dari Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang melaksanakannya dan jam 14.00 WIB baru peserta dari Tingkat SMA serta tingkat umum diberangkatkan dengan mengambil start dari Dusun Pancut Desa Tutur. Jarak tempuh peserta khusus untuk Tingkat SMA dan umum berjarak sekitar 4 km dengan Finish di Depan kantor Kecamatan Tutur - Nongkojajar.

Foto Peserta Gerak Jalan Tingkat SMA

     Start Gerak Jalan ini dimulai dari Dusun Pancut Desa Tutur sampai finish di Depan Kantor Kecamatan Tutur
     Gerak Jalan kali ini sangat meriah karena diikuti oleh banyak peserta dan penonton yang juga tak kalah banyak.


     Setelah di hibur dengan lomba Gerak jalan seminggu berikutnya yang tak kalah ramainya dengan lomba Gerak jalan ,PHBN Kecamatan Tutur mengadakan lomba Karnaval yang dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus 2014. Peserta karnaval pada tahun ini di ikuti banyak peserta baik yang  yang berasal dari Desa yang ada di Kecamatan Tutur tapi ada juga peserta dari Desa diluar Kecamatan Tutur yaitu dari Kecamatan Tosari juga ikut serta lomba karnaval di Kecamatan Tutur - Nongkojajar. Sehingga peserta semakin membludak. Peserta karnaval yang ikut di antaranya dari Dusun Mesagi , Dusun Wonosari Barat, Dusun Sugro, Desa Blarang, Dusun Ledok, Desa Tutur sampai dari Dusun Kemoyo dari Kecamatan Tosari ikut serta dengan membawa rombongan dalam jumlah yang cukup besar tidak mau kalah dengan peserta dari dusun yang lain dari Nongkojajar
 
ini beberapa foto peserta karnaval dari beberapa desa


Setiap peserta karnaval mengusung Tema yang berbeda, mulai dari :
- Kisah Mahabaratha
- 1001 Terompet
- Adat Istiadat 
- Pejuang
- dll



Oleh : Pengelola Agrotech Telecenter 


03 September 2014

Grebeg Memetri Desa Wonosari 2014

     Grebeg Memetri Desa Wonosari Tahun 2014 merupakan acara Selamatan Desa yang dilaksanakan setiap tahun oleh Masyarakat Desa Wonosari di Kecamatan Tutur-Nongkojajar.Acara Grebeg Memetri Desa tahun 2014  didukung oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Pasuruan karena acara ini sudah di masukan di dalam kalender wisata di Kabupaten Pasuruan maupun kalender Wisata di Dinas Pariwisata Propinsi Jawa Timur.
 Setelah Empat Tahun Vakum, Grebek Memetri Kembali Digelar

Grebeg Memetri Desa diadakan dengan  tujuan untuk :
  1. - Memohon keselamatan kepada Allah SWT agar Desa Wonosari dijauhkan  dari segala  bencana
  2. - Memohon Rahmat dan Berkah  kepada Allah SWT
  3. - Sebagai rasa syukur atas rejeki yang sudah diberikan oleh Allah SWT untuk masyarakat Desa Wonosari selama ini
  4. - Untuk melestarikan seni budaya yang sudah ada di Desa Wonosari kemudian dikemas sedemikian rupa agar menarik pengunjung
  5. - Menggali potensi budaya lokal dan meningkatkan kreatifitas seni di kalangan masyarakat    Desa wonosari
  6. - Memperkenalkan semua potensi yang ada di Desa Wonosari seperti hasil pertanian, peternakan,pariwisata maupun budaya kepada para wisatawan baik lokal maupun internasional agar mau datang ke Desa Wonosari


Dalam acara Grebeg Memetri Desa Wonosari yang melibatkan seluruh warga Desa Wonosari termasuk Perangkat Pemerintahan Desa, Organisasi pemuda serta pengelola Agrotech Telecenter juga dilibatkan sebagai panitia dan peserta.(ini salah satu pengelola Telecenter Agrotech yang dilibatkan menjadi Dayang-dayang (tampak di depan sendiri)


       Pada tanggal 18 Agustus 2014 tepatnya hari senin Grebeg Memetri Desa Wonosari tahun 2014, sejak pagi sudah di padati ribuan warga yang berasal dari Tujuh dusun . Yakni, mulai dari :
Dusun Putuk, Karanganyar, Ngadipuro, Mesagi, Wonosari Tengah, Wonosari Barat dan Dusun Nongkojajar itu,sudah memadati tempat berlangsungnya acara Grebeg Memetri yang berada di simpang empat Desa Wonosari termasuk para penonton yang berasal dari 11 Desa yang ada di Kecamatan Tutur maupun penonton dari luar kecamatan Tutur dan juga adad beberapa turis asing yang sengaja datang untuk melihat acara tersebut sehingga suasana jalan menjadi semakin ramai dan padat.

     GrebeG Memetri Desa  diikuti oleh 7 dusun dirambah dari unsur perangkat desa dan masing-masing dusun di ikuti kurang lebih 250 orang sehingga kalau di kali 7 dusun plus dari perangkat desa menjadi sekitar 1800 orang  . Acara yang dikemas dalam bentuk Pasar Rakyat berjalan itu, menampilkan beraneka ragam makanan, kesenian, sayur mayur, yang rata-rata merupakan produk unggulan Desa Wonosari .

     Selanjutnya, aneka ragam hasil alam dan budaya masyarakat Wonosari itu ditempatkan pada ancak berukuran raksasa, dan kemudian setelah di doai bersama-sama baru bisa  diperebutkan oleh semua penonton yang ada.
Selain itu, tampak sejumlah wisatawan asing dari Mancanegara datang menyaksikan kemeriahan tradisi masyarakat Desa Wonosari Kecamatan Tutur Nongkojajar yang biasanya digelar setiap tahun sekali tepatnya tiap tanggal 18 Agustus.

     Sementara itu, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf SE yang  hadir pada kegiatan tersebut akan memotong pita untuk mengesahkan Grebeg Memetri Desa Wonosari, setelah itu beliau mengikuti acara kirab dan memberi sambutan di panggung kehormatan, dalam acara ini beliau mengatakan, "Bangga dengan keguyuban masyarakat Wonosari Nongkojajar yang ditunjukkan dengan kreatifitas dalam mengangkat sejarah, budaya, serta potensi Nongkojajar. Lebih lanjut Bupati memberikan penghargaan bagi kontingen kirab budaya yang akan diundang sebagai peserta dalam Hari Jadi Kabupaten Pasuruan pada tanggal 28 September 2014".
( Liputan Kirab budaya bisa ditonton besok tgl. 19 atau 20 di stasiun SCTV atau Indosiar dalam berita pagi)


Steven Andrew (33), salah satu wisatawan yang berasal dari Amerika Serikat itu mengaku, kalau dirinya sangat takjub dengan ancak-ancak yang dibuat oleh warga, khususnya ancak berbentuk Untung Suropati dan Sakera.


“Facebook was my dictionary, when I read it, I told them and I decided to come here, because it’s all about funeral. (Saya tahunya dari facebook, dan ketika saya membacanyya, saya bicara ke mereka semua hingga saya putuskan untuk datang ke sini, karena ini adalah tradisi,red), “ ucap pria yang bekerja sebagai akuntan public di negeri Paman Sam tersebut, di lokasi berlangsungnya kegiatan Grebeg Memetri Desa.

Kami berharap dengan adanya acara ini Desa Wonosari semakin di kenal tidak saja masyarakat Indonesia tapi juga masyarakat manca negara.Amien...!!!1 ^-^


Oleh : Pengelola Agrotech Telecenter
          KabarPas.com
      

10 Juni 2014

Menantikan Sosok Seorang Pemimpin Bangsa yang Ideal

    Sebagai seorang yang memiliki kewarganegaraan Indonesia, tentu saja kita sangat mendambakan sosok seorang pemimpin yang ideal untuk bangsa yang tercinta ini. Mungkin sejak bangsa ini terlepas dari penjajahan oleh bangsa asing, sosok pemimpin yang memang kita cita-citakan belum sempat ada yang terwujud. Pasti kita semua saling berbeda pendapat tentang kriteria-kriteria yang diidamkan untuk dijadikan seorang pemimpin yang ideal, namun semuanya dipastikan menginginkan sosok atau pribadi yang baik untuk memimpin bangsa tercintanya ini kelak di kemudian hari. 
 
       Para pemimpin bangsa Indonesia yang sebelumnya bukanlah orang yang biasa-biasa saja atau tidak masuk dalam kriteria-kriteria idaman sebagai seorang pemimpin, namun ada beberapa sifat yang mungkin masih dirasakan kurang untuk dapat dikatakan sebagai pemimpin bangsa Indonesia yang ideal. Mungkin ada beberapa dari kita yang sempat merasakan dan mengingat kepemimpinan dari berbagai pemimpin bangsa Indonesia, seperti gaya kepemimpinan Soekarno, Soeharto, B.J. Habibe, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarno Putri, dan yang sekarang masih menjabat yaitu Susilo Bambang Yudhoyono. Terlepas dari kekurangan para pemimpin bangsa Indonesia terdahulu, setidaknya mereka sudah berjasa sedikit-banyaknya untuk membangun bangsa yang sama-sama kita cinta ini.
Berikut ini adalah sifat-sifat yang harus dimiliki oleh para calon pemimpin bangsa Indonesia agar menjadi pemimpin yang ideal bagi warganya. Apabila dari sifat-sifat ini masih belum ada yang tercapai, maka untuk para calon pemimpin bangsa Indonesia diharuskan secepatnya untuk lebih banyak instropeksi diri dari segala kekurangan yang ada dan memotivasi diri untuk memperbaiki segala sesuatu yang dianggap perlu untuk memajukan bangsa Indonesia.

1. Memiliki sifat pancasila sila pertama (Ketuhanan Yang Maha Esa)
Tidak akan pernah berarti pemimpin bangsa Indonesia yang tidak mengamalkan sila pertama ini. Pemimpin yang tidak memiliki keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa tentu saja akan sangat sulit bagi dirinya untuk membatasi segala keputusannya dengan aturan-aturan agama. Sehingga pemimpin ini tidak akan menghiraukan segala keputusannya yang bertentangan dengan ajaran agama apapun.

2. Memiliki sifat nasionalisme yang tinggi
Pemimpin bangsa Indonesia harus memiliki sifat nasionalisme yang tinggi, sehingga tidak akan pernah rela apabila bangsanya dianggap remeh terlebih lagi sampai dijatuhkan oleh bangsa lain. Hal ini tergambar sangat jelas ketika kepemimpinan presiden Republik Indonesia yang pertama yaitu Soekarno, yang dengan tegasnya melawan bangsa Malaysia yang ketika itu menganggap remeh bangsa Indonesia.

3. Memiliki sifat kharismatik

Seorang pemimpin yang memiliki sifat seperti ini akan lebih disegani oleh pengikutnya. Seorang pemimpin yang kharismatik ibarat memiliki energi yang sangat luar biasa sehingga dapat menghipnotis para pengikutnya. Terkadang seorang pengikut yang kita tanyakan mengapa mengikuti pemimpinnya tersebut, ia akan merasa kesulitan untuk menjawabnya karena sifat kharismatik dari pemimpin tersebut yang tidak dapat diungkapkan. Maka para pengikut dari pemimpin yang kharismatik ini akan lebih mudah mengikuti segala keputusan dari pemimpinnya, sehingga tidak akan sering terjadi perpecahan dan pemberontakan diantara masyarakat.

4. Memiliki sifat visioner

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memiliki sifat visioner. Dimana seorang pemimpin harus memiliki perencanaan yang matang sebelum ia menjabat sebagai seorang pemimpin. Sehingga ketika ia telah menjabat sebagai seorang pemimpin maka ia tidak akan ragu untuk memulai strateginya dan tidak akan menarik keputusan yang telah ia berlakukan. Seorang pemimpin yang visioner akan terlihat sangat tegas atas segala keputusan-keputusannya. Apabila pemimpin bangsa Indonesia dapat memiliki sifat seperti ini maka rakyatnya tidak akan kebingungan atas segala keputusan pemimpinnya tersebut dan dapat mengikuti keputusan atau peraturan tersebut dengan lapang dada.

5. Memiliki wawasan nusantara

Pemimpin yang memiliki wawasan nusantara diharapkan dapat mewujukan persatuan dan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional dan turut serta menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia dalam rangka pencapaian tujuan nasional. Tidak hanya itu, pemimpin ini juga memiliki cara pandang terhadap bangsanya sendiri serta terhadap lingkungannya yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

6. Memiliki sifat kreatif dan inovatif

Sosok pemimpin yang kreatif dan inovatif adalah sosok yang mungkin selama ini kita dambakan. Sosok pemimpin yang seperti inilah yang mampu membawa perubahan bangsa Indonesia ke arah yang leebih baik lagi. Sehingga bangsa kita yang tercinta ini tidak terpuruk dibandingkan Negara-negara lain.

7. Memiliki sifat kritis dan solutif

Pemimpin yang dapat mengkritisi segala persoalan yang terjadi adalah pemimpin yang peduli terhadap segala hal yang terjadi terhadap bangsanya sendiri. Namun, bukan hanya kritis yang ditekankan dalam hal ini tetapi pemimpin tersebut juga harus solutif terhadap hal yang telah ia kritisi tersebut. Hal yang terjadi pada kepemimpinan di Indonesia adalah hanya mampu kritis tetapi tidak dapat memberikan solusi yang konkret.

8. Memiliki kecerdasan yang tinggi

Pemimpin yang memiliki kecerdasan yang tinggi tentu dapat berpikir lebih baik untuk perkembangan bangsanya sendiri. Pemimpin ini juga dapat memberikan contoh bagi generasi penerus bangsa agar dapat membangun bangsanya ke arah yang lebih baik.

9. Memiliki sifat disiplin

Disiplin yang dimaksud bukan hanya terhadap waktu, dapat juga terhadap peraturan dan yang lainnya. Pemimpin yang disiplin akan memberikan contoh yang positif terhadap rakyatnya agar tidak melanggar peraturan-peraturan yang tela diberlakukan.
10. Memiliki sifat tanggung jawab
Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bertanggung jawab terhadap semua yang telah ia lakukan. Sosok ini tidak akan pernah menutupi ataupun bersembunyi terhadap kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat. Ia tidak akan pernah merasa malu untuk meminta maaf kepada rakyatnya apabila melakukan kesalahan.
 
11. Memiliki sifat adil

Dapat menempatkan sesuatu pada tempatnya atau dapat berlaku adil terhadap seluruh rakyatnya tanpa terkecuali. Baik rakyat itu kaya maupun miskin, apabila memang benar jangan dibuat menjadi salah dan yang salah menjadi benar. Kita semua tentu mendambakan keadilan di negeri ini.

12. Memiliki sifat rela berkorban

Pemimpin yang ideal adalah yang memiliki sifat rela berkorban, sehingga para pengikutnya akan selalu setia kepadanya. Terlebih lagi apabila pemimpin tersebut rela untuk tidak diberikan bayaran demi kemajuan bangsanya seperti presiden Paraguay yang bernama Fernando Lugo Mendez. Pemimpin seperti ini tentu tidak akan merengek untuk meminta kenaikkan gaji bukan?

Oleh : Muhamad Yusuf